Cerita Alumni

Pengalaman belajar di kampung inggris

Pengalaman belajar di kampung inggris

Hayyy guysss…. Apa kalian masih penasaran dengan kampung inggris? Kalau iya,, kali ini saya akan membagi pengalaman belajar di kampung inggris dari mulai pertama datang, menjalani proses pembelajaran dan sampai saya pulang guys..

Okeee mari kita mulai guys…

kala itu saya baru lulus kuliah di salah satu sekolah tinggi di jogja dan masih bingung mau ngapain sehabis lulus. Pada suatu malam saya di ajak nongkrong sama teman satu kampus. Seperti biasa saya kalau nongkrong ya minum kopi guys, sembari minum kopi teman saya menanyakan kegiatan kedepannya seperti apa dan saya jawab masih belum tau.

Akhirnya teman saya ngajak berangkat ke kampung inggris pare. Awalnya saya salah satu orang yang tidak mengetahui apa itu kampung inggris, dimana letak lokasinya sampai saat teman saya menjelaskan semua tentang kampung inggris.

Setelah itu saya memutuskan untuk berangkat ke kampung inggris, karena saya merasa butuh untuk melamar pekerjaan dan bahasa inggrisku juga anjlok dari SD sampai kuliah guys. Saya termasuk orang yang benci bahasa inggris, tapi itu kan dulu sekarang mah beda guys..heee

Singkat cerita akhirnya kami berangkat ke kampung inggris pada tanggal 10 November 2017 dari jogja langsung ke kampung inggris guys. Itu adalah kali pertama bagi saya dan teman saya ke kampung inggris dan tanpa tau lembaga mana yang harus kami pilih nantinya.

Kesan pertama di kampung inggris

Disinilah awal pengalaman belajar di kampung inggris guys. Kesan pertama saya datang di kampung inggris sedikit kaget guys. Kok bisa kaget, ya karen saya sedikit heran karena kemacetan dan macetnya bukan karena motor, mobil atau kendaraan lainnya, melainkan karena ramainya orang bersepeda.

Saya juga dapat cerita kalau semua orang di kampung inggris itu menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari, baik itu penjual maupun warga sekitar kampung inggris. Jadi saya sedikit takut dengan hal itu, mengingat bahasa inggris saya sangatlah dasar bahkan bisa dikatakan 0 besar guys.

Namun ternyata tidak semua warga maupun penjual yang bisa menggunakan bahasa inggris, hanya sebagian penjual yang bisa. Itu pun yang masih muda saja guys. Bagi yang sudah tua mereka menggunakan bahasa jawa sebagai bahasa utamanya. Jadi kalau ada yang menceritakan kalian kalau semua orang menggunakan bahasa inggris itu bohong guys.

Hari Pertama di kampung inggris

Pada hari pertama saya datang, saya mendaftar di sebuah lembaga yang ada di Jl. Dahlia, nama lembaga tersebut adalah Mr. Einstein Course. Sebelumnya saya sudah berkeliling kampung inggris dan mendatangi hampir semua lembaga. Namun tidak ada yang cocok dan ketika saya datang di Mr. Einstein Course dan adminya menjeleskan ilustrasi mulai dari metode sampai dengan pengajaran dalam kelas. Saya memutuskan untuk belajar bahasa inggris di lembaga tersebut.

Setelah satu bulan saya belajar bahasa inggris, saya merasa bahasa inggris tidak sesulit seperti yang saya bayangkan. Saya ketagihan untuk belajar, apalagi belajar di Mr. Einstein sangat menyenangkan dan itu adalah pengalaman pertama saya mendapatkan teman dari negeri tetangga guys. Akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan belajar satu bulan lagi.

Setelah saya belajar selama dua bulan, saya masih merasa bahasa inggris saya masih banyak kekurangan. Intinya masih ingin belajar bahasa inggris. Akhirnys saya tambah lagi satu bulan belajar guys sampai akhir bulan Januari 2018 dan setelah itu saya kembali pulang ke kampung halaman. Pertama saya ingin pulang ke jogja lagi, namun karena ada hal yang harus saya selesaikan, akhirnya saya pulang ke kampung halaman saya.

Hari Terakhir di kampung inggris

Ini perlu saya ceritakan guys karena hari terakhir adalah hari yang sangat memberatkan. Masih dilema antara pulang dan tidak. Memang bener apa yang di katakan dari lirik sebuah lagu ” datang akan pergi, lewat akan berlalu, pasang akan surut dan bertemu akan berpisah”. Memang perpisahanan sangatlah sulit apalagi teman belajar di kampung inggris sudah seperti keluarga. Kemana-mana selalu bareng, jadi terasa berat untuk berpisah.

Tidaklah sedikit pengalaman yang saya dapatkan selama 3 bulan belajar bahasa inggris di kampung inggris, mungkin jika di ceritakan detailnya tidak akan ada habisnya, jadi saya sedikit mempersingkat cerita atau pengalaman belajar di kampung inggris. Mohon maaf guys jika ada tutur kata yang tidak berkenan di hati kalian. Mungkin kalian bisa jadikan cerita ini sebagai salah satu acuan ketika nanti kalian belajar bahasa inggris di kampung inggris. Di jamin guys kalian pasti senang belajar di kampung inggris.

Tinggalkan Balasan

error: ups!!